Coretan Penghuni Jalanan

Fenomena Anak Jalanan

Fenomena Anak Jalanan

Di kota-kota besar anak jalanan bukanlah subjek asing lagi kita saksikan. Anak-anak jalanan berbaur dengan para pengamen, pengemis dan unsur-unsur jalan raya lainnya. Anak-anak jalanan menjadi satu fenomena yang menyedihkan apabila para oknumnya melakukan beberapa kali tindakan yang memunculkan keresahan sosial di tengah masyarakat.

Anak-anak jalanan memilih lingkungan hidup di jalanan terkadang bukan hanya faktor kondisi kesulitan ekonomi, namun karena mereka juga menikmati kondisi lingkungan di jalanan. Anak-anak jalanan tak selalu tidak punya tempat tinggal, anak-anak yang merasa stres dengan kondisi keluarga dan lingkungan rumahnya terkadang merasa lebih nyaman memilih jalanan sebagai lingkungan hidupnya. Di lingkungan hidupnya, anak jalanan melakukan banyak aktivitas seperti mengamen, mengemis, dan lainnya.

Apa yang dicari oleh anak jalanan dengan lingkungan kehidupan di jalan-jalan ? ada beberapa hal yang membuat para anak jalanan betah dengan lingkungan di jalanan.

  • Keterdesakan ekonomi yang mengharuskan seseorang yang berada di bawah usia kerja harus berjuang di jalan raya mencari uang untuk menghidupi dirinya bahkan orang tuanya. Anak-anak jalanan jenis ini akan merasa betah dijalan raya apabila mereka selalu menemukan rezeki yang banyak dari para pengguna jalan raya. Semakin tinggi intensitas kedermawanan pengguna jalan raya, maka anak jalanan jenis ini akan semakin betah berada di jalanan untuk mengais rezeki.
  • Hal yang kedua adalah soal kebebasan hidup. Banyak anak-anak yang merasa kebebasan dirinya dikekang di keluarga maka mereka akan melarikan diri ke jalanan, berkumpul bersama rekan-rekannya yang lain yang memiliki keinginan dan visi hidup yang sama. Hidup di alam jalanan dirasa lebih bebas, interaksi terbuka dengan rekan dan teman akan lebih memberikan arti hidup bagi orang-orang dengan pemikiran seperti ini.

Yang menjadi persoalan adalah saat interaksi para anak jalanan ini mengalami gesekan, terbentur berbagai permasalahan kepentingan hidup seperti soal pangan, emosi dan sebagainya. Yang akan muncul adalah tindakan kejahatan sosial seperti tawuran, pencopetan yang meresahkan, jambret, dan hal-hal negatif lainnya yang mengganggu ketenangan kehidupan sosial.

Bagaimana cara mengatasi dampak negatif anak jalanan ?

Mengatasi persoalan anak jalanan adalah tanggung jawab masyarakat secara umum. Pemerintah dalam hal ini pihak Departemen Sosial perlu membuat kebijakan yang tegas terhadap masalah anak jalanan. Untuk saat ini aturan yang diberikan oleh pemerintah adalah melarang anak-anak jalanan untuk beroperasi di jalan-jalan protokol. Hal ini tentu saja tak cukup, mengingat anak-anak jalanan tak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa. Anak-anak jalanan juga masih banyak ditemui.

Berikut beberapa langkah alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak-dampak negatif atas keberadaan anak jalanan.

  • Melakukan upaya pembinaan anak jalanan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Pemerintah perlu melakukan upaya pembinaan terhadap anak jalanan. Anak jalanan jangan hanya dimanfaatkan oleh beberapa kelompok untuk kepentingan politik, lebih dari itu anak jalanan merupakan permasalahan sosial yang menjadi tanggung jawab bersama untuk diselesaikan. Jika pemerintah kerepotan, pemerintah bisa menawarkan kepada pihak swasta untuk melakukan pemberdayaan terhadap anak-anak jalanan melalui pembentukan yayasan-yayasan pengelola anak jalanan.
  • Mendidik jiwa anak-anak jalanan menjadi jiwa pewirausaha. Salah satu pelatihan dan pembinaan yang cukup baik dilakukan untuk anak-anak jalanan adalah dengan cara berbisnis kecil-kecilan. Memanfaatkan waktu dengan berusaha membangun usaha bisnis mini bagi para anak jalanan akan membantu ¬†anak jalanan meninggalkan hal-hal negatif di jalanan dan juga akan membantu perekonomian anak-anak jalanan.
About these ads
This entry was published on May 25, 2012 at 5:52 am. It’s filed under Opini Jalanan, pendidikan and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

2 thoughts on “Fenomena Anak Jalanan

  1. anak jalanan selayaknya diperhatikan,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 67 other followers

%d bloggers like this: