Coretan Penghuni Jalanan

Pendidikan Anak Jalanan tak Sekedar Moral

Pada umumnya orang beranggapan bahwa pendidik adalah sosok yang memiliki sejumlah besar pengetahuan tertentu, dan berkewajiban menyebarluaskannya kepada orang lain. Demikian juga, subjek didik sering dipersepsikan sebagai sosok yang bertugas mengonsumsi informasi-informasi dan pengetahuan yang disampaikan pendidik.

kepedulian dan perhatian saja tak cukup untuk mengubah pola pikir anak jalanan yang sudah terlanjur menganggap bahwa hidup dijalanan lebih indah dan banyak ilmu yang dapat dipetik.Anak-anak jalanan sangat butuh pendidikan moral dan agama, jalanan tempat mereka menjalani kehidupan tak mengajarkan kepada mereka tentang moral dan agama. “Jalanan hanya mendidik mereka tentang bagaimana melewati kehidupan yang keras ini dan mengajarkan tentang kebersamaan”

Realita kehidupan anak jalanan ini seakan memberi satu bukti bahwa proses pemerataan pendidikan yang dicanangkan pemerintah belum berjalan maksimal. “Jika hal ini tetap dibiarkan, maka harapan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terhambat. Oleh sebab itu, ada baiknya jika sistem pendidikan di Indonesia tak memihak kelompok manapun,”

Semakin banyak informasi pengetahuan yang diserap atau simpan semakin baik nilai yang mereka peroleh, dan akan semakin besar pula pengakuan yang mereka dapatkan sebagai individu terdidik.

Anak jalanan yang biasanya mengejar kepuasan batin ini, juga membutuhkan perhatian total dari pemerintah dan masyarakat. Kehidupan anak jalanan yang cerderung bebas dan urakan, membuat mereka jauh dari kesan terdidik.

Padahal isi Pasal 31 UUD 45 dengan tegas mengatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran dan pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional.


This entry was published on March 31, 2012 at 5:29 am. It’s filed under Torehan Jalanan and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

2 thoughts on “Pendidikan Anak Jalanan tak Sekedar Moral

  1. Laily on said:

    kalau boleh jujur seh, sya bisa menangis jika meliht tmn” yg hidp d jlnan, sya pngen merangkul mereka, tpi blum tau lngkh yg hrus sya lkukan tu ap, sbner.na kalau bisa saya sngat ingin brbagi pngetahuan dgn mereka, namun blum tau hrus mlkukan ap yg trbaik wad mreka, mgkin teman” ato kakak” or adek” yg puna saran or yg mw mmbntu saya utk mwjudkan k’inginan sya mhon beri saran. Terimakasih..🙂

  2. Ayo libatkan diri mbak laily menjadi volunteer SSC, komunitas pemerhati anak-anak jalanan dan marjinal, salam persahabatan dari hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: