Coretan Penghuni Jalanan

Anak Jalanan Juga Punya HAK

Keberadaan anak jalanan sebagai bagian dari entitas masyarakat, tidak bisa dimungkiri. Kehadiran mereka nyata. Selayaknya anak-anak, mereka memiliki hak yang sama. Seperti hak mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, perlindungan hingga kehidupan yang layak.

Sayangnya, hanya sedikit dari mereka yang “beruntung” bisa mendapatkan hak-hak itu. Hanya mereka yang berkesempatan dan membuka diri untuk menjadi anak asuh sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau pemerhati anak jalanan, yang bisa mencicipi sedikit dari hak-hak itu.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada tahun 2010, setidaknya jumlah anak jalanan di Indonesia mencapai 144.889 anak. Sebagian besar dari mereka ditemukan di kota-kota besar.

Namun, siapa saja yang disebut anak jalanan? Hingga saat ini belum ada definisi yang baku tentang istilah anak jalanan. Tetapi, sejumlah pihak menggunakan istilah anak jalanan pada anak-anak yang masih memiliki hubungan dengan keluarganya tapi memiliki kegiatan ekonomi di jalanan.

Pada awalnya, ada dua kategori pengelompokan anak jalanan yang dikenal. Pertama, kelompok children on the street yaitu anak-anak yang masih terikat dengan keluarganya namun memiliki aktivitas ekonomi di jalanan. Ada dua jenis pada kategori ini, mereka yang masih pulang ke rumah setiap hari dan yang pulang pada jangka waktu tertentu dengan jadwal yang tidak rutin.

Lalu kelompok kedua adalah children of the street. Mereka yang masuk kelompok ini adalah anak-anak yang menghabiskan seluruh atau sebagian besar waktunya di jalanan dan tidak memiliki hubungan atau ia memutuskan hubungan dengan orang tua atau keluarganya. Biasanya, mereka tergabung di bawah “seorang pemimpin” yang mereka hormati dan percayKeberadaan anak jalanan sebagai bagian dari entitas masyarakat, tidak bisa dimungkiri. Kehadiran mereka nyata. Selayaknya anak-anak, mereka memiliki hak yang sama. Seperti hak mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, perlindungan hingga kehidupan yang layak.

Sayangnya, hanya sedikit dari mereka yang “beruntung” bisa mendapatkan hak-hak itu. Hanya mereka yang berkesempatan dan membuka diri untuk menjadi anak asuh sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau pemerhati anak jalanan, yang bisa mencicipi sedikit dari hak-hak itu.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada tahun 2010, setidaknya jumlah anak jalanan di Indonesia mencapai 144.889 anak. Sebagian besar dari mereka ditemukan di kota-kota besar.

Namun, siapa saja yang disebut anak jalanan? Hingga saat ini belum ada definisi yang baku tentang istilah anak jalanan. Tetapi, sejumlah pihak menggunakan istilah anak jalanan pada anak-anak yang masih memiliki hubungan dengan keluarganya tapi memiliki kegiatan ekonomi di jalanan.

Pada awalnya, ada dua kategori pengelompokan anak jalanan yang dikenal. Pertama, kelompok children on the street yaitu anak-anak yang masih terikat dengan keluarganya namun memiliki aktivitas ekonomi di jalanan. Ada dua jenis pada kategori ini, mereka yang masih pulang ke rumah setiap hari dan yang pulang pada jangka waktu tertentu dengan jadwal yang tidak rutin.

Lalu kelompok kedua adalah children of the street. Mereka yang masuk kelompok ini adalah anak-anak yang menghabiskan seluruh atau sebagian besar waktunya di jalanan dan tidak memiliki hubungan atau ia memutuskan hubungan dengan orang tua atau keluarganya. Biasanya, mereka tergabung di bawah “seorang pemimpin” yang mereka hormati dan percaya

This entry was published on April 13, 2012 at 1:44 am. It’s filed under Torehan Jalanan and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: