Coretan Penghuni Jalanan

Anak Jalanan China,Tidak ada tempat yang lebih buruk dari rumah

Image

Bagi kebanyakan orang, tidak ada tempat yang lebih baik selain di rumah, namun kejadian ini bertolak dari kehidupan anak jalanan China, beberapa anak-anak cenderung memilih meninggalkan rumah jauh dari pengawasan orang tua, dan mencoba segala cara untuk tetap hidup di luar. Image

Guangming Zeng, anak jalanan yang ditampung Guangzhou Street perlindungan anak jalanan terlantar tampaknya tidak suka dengan sorotan kamera, dia lari dari rumah secara diam-diam, ia mencoba menutup diri dari dunia luar. sambil berkata “Saya tidak ingin dikirim untuk pulang”

Image

Bai Lulu, 14 tahun, tak kuasa menitikkan air mata , mengetahui bahwa dirinya akan segera dipulangkan ke rumahnya di daerah otonomi NingXia untuk kali ketiga. Dia sudah dua kali melarikan diri dari rumah kembali ke tempat perlindungan Guangzhou Street. Bai Lulu adalah anak sulung dari lima bersaudara. Dia menyadari bahwa ayahnya miskin, dia tidak dapat berbuat banyak untuk sekedar membantu.

Image

Xiao Xiang 12 tahun, dan adiknya Xiao Ling 9 tahun, tampil di jalanan Puyang County, Provinsi Henan. Menurut penuturan dari mereka mereka terpaksa meninggalkan kampung halaman di Provinsi Anhui karena keluarga mereka tidak sanggup membiayai pendidikan mereka. sehingga mereka belajar praktek Qigong (Praktek bela diri China) untuk mencari uang di jalanan. Xiao Xiang adalah pemeran sentral dalam pertunjukkan acara, dengan bermodalkan papan kayu yang tertancap paku, dan tentunya ilmu bela diri ketahanan tubuh , Xiao begitu panggilan akrabnya kemudian melentangkan tubuh di atas paku tajam dan membiarkan adiknya berjalan di atas dadanya. Penonton yang melihat kebanyakan merasa takut ketika mereka melakukan aksi pertunjukkan itu. Tak jarang Xiao Xiang di tubuhnya meninggalkan bekas luka.

Image

Zhao Yan, Orang tuanya meninggalkan Zhao disaat umurnya 2 tahun tinggal bersama neneknya untuk bekerja di kota, 3 tahun kemudian mereka kembali berkumpul dengan adik, kakak, saudara-saudaranya, di saat umurnya 5 tahun Zhao sama sekali tidak mengenali kedua orang tuanya, bahkan dia tampaknya begitu asing dengan kehadiran orang tuanya, ia jarang memanggil ayah dan ibu. Fustasi dengan keadaan ini orang tua mengancam akan memukulinya agar segera meneleponnya, hal ini membuat Zhao merasa ketakutan mendengar ancaman yang dikatakan oleh kedua orang tuanya, seperti yang terlihat di foto ini, ketika polisi yang bertugas mengirim Zhao untuk kembali ke rumahnya, Zhao dengan dengan wajah yang berurai air mata , meminta kepada petugas untuk tidak mengembalikannya ke rumahnya, sambil berkata “Saya tidak akan pulang, ibu akan memukuli saya sampai mati”

Image

Zhao tergeletak di depan rumahnya menangis tidak dapat menerima kenyataan bahwa dirinya dipulangkan ke rumahnya.

Image

Little QI Jiang, di stasiun kereta api Chongqing, memulai kehidupan menggelandang, dia tidak dapat berbicara banyak tentang dirinya kecuali dia mengatakan dia berasal dari Qi Qiang District, Provinsi Chongqing, dia terpaksa putus sekolah, ada cerita ironis mengapa dia lebih memilih hidup di jalanan daripada di rumah , dia sama sekali tidak ingin menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh ayahnya.

Image

Qi Jiang bersama teman-temannya mencoba menaiki atap kereta api, ini biasa dilakukannya setiap hari. Alasannya agar dia tidak dimintai uang tarif kereta oleh kondektur. jadi ia dan teman-temannya memutuskan untuk menaiki gerbong atas kereta.

Image

Ketika malam tiba, tangga di luar stasiun kereta api menjadi tempat tidur sementara Qi Jiang.

Image

Qi Jiang tidak dapat membendung air matanya ketika seorang penumpang kereta menanyakan tentang masa lalunya Qi Jiang.

Image

Anak jalanan di provinsi Anhui , tinggal digorong-gorong breakwater aliran sungai Nanfei , terdapat 7 anak jalanan 4 diantaranya masih dibawah umur.

Image

Diantara 4 anak dibawah umur, ada sepasang bersaudara, mereka adalah Xiao Long 14 tahun, dan Xiao Hui 16 tahun, mereka tidak memiliki banyak kegiatan yang harus dilakukan selain bermain di jalanan.

Image

Liu Tianfa 14 tahun dan adiknya Liu Tianbing 12 tahun, menurut penuturan dari keduanya ia berasal dari Provinsi Yunan, terselip cerita sedih dari kehidupan mereka , ia meninggalkan rumah karena tidak tahan dengan pertengkaran  orang tuanya. berulang kali dia dipergoki oleh orang tuanya, untuk kembali pulang, namun toh kenyataannya ia tetap dengan pilihan hidup menggelandang dari satu tempat ke tempat lainnya.

Image

Liu Tianbing, 12 tahun, sudah dua tahun ia menjadi perokok aktif.

Image

Seorang pria memotong rambut Liu Tianfa , yang lainnya menunggu giliran dipangkas rambutnya.

Image

Li Xi 14 tahun dijuluki Litte Dragon, dari provinsi Anhui, dia sudah akrab dengan rokok ketika umurnya baru menginjak 6 tahun, dia mengatakan takut pulang, orang tuanya sering bertengkar tanpa alasan yang jelas, akibatnya dia selalu menyendiri dan menarik diri dari lingkungan, tidak mau menemui kerabat dekatnya. Orang tuanya kini bercerai, kemudian Li Xi mencoba lari namun upaya ini berhasil digagalkan oleh ibunya, tak berselang lama dia melarikan diri terhitung sudah lebih dari 100 kali Li Xi  berhasil meloloskan diri. Selama setahun ini ia telah berkunjung di Wu Hu  City, Kota Shan, Yang Fou, Provinsi Anhui dan Nanjing.

Image

Pemandangan di Kota Shenzen, beberapa anak bermain poker di jalanan, bermain poker adalah cara terbaik untuk membunuh waktu mereka di sela-sela waktu yang dibuang percuma. Mungkin di mata mereka kehidupan di jalan lebih sempurna ketimbang hidup di rumah penuh dengan cinta.

This entry was published on April 25, 2012 at 4:19 am. It’s filed under Eksploitasi Anak, Potret Kelam and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: