Coretan Penghuni Jalanan

Anak Jalanan Peru, Jalanan Ibarat Rumah

Peru adalah negara yang terletak di Amerika Latin berbatasan dengan Brasil, Kolombia, Equador, dan Bolivia, di tinjau dari segi geografis negara Peru letaknya tepat di bawah kaki pegunungan Andes, Perekonomian di Peru meningkat lebih dari 4% per tahun selama periode 2002-2006 dengan nilai tukar yang stabil, dan inflasi rendah. Pertumbuhan melonjak menjadi 9% per tahun pada tahun 2007, dan 2008 di dorong dengan adanya harga dunia yang lebih tinggi. Ekspansi yang cepat Peru telah membantu mengurangi angka kemiskinan nasional sekitar 15% sejak tahun 2002, meskipun pengangguran dan inflasi tetap tinggi.

Kemiskinan, pengangguran dan masalah keluarga, termasuk kekerasan, telah mendorong anak-anak untuk hidup di jalanan, Sering kali mereka tidak mungkin bahkan tidak diinginkan untuk kembali ke rumah  orang tua mereka, mereka sering bekerja dalam kondisi yang sangat keras, dieksploitasi, dan tak jarang mereka mengalami penganiayaan. Belum dapat dipastikan berapa jumlah anak-anak jalanan di Peru, yang jelas jumlah mereka lebih dari ribuan, bertambah setiap tahunnya.

Beberapa anak jalanan di Peru tidur di taman Kota, mereka kebanyakan sudah mengenal rokok dari usia belia, perilaku ngelem ini biasa dilakukan sekedar menunda rasa lapar yang mulai menghinggapi, merokok dengan campuran ganja, dan kokain itu bukan barang baru lagi bagi mereka,

Anak-anak Jalanan memiliki resiko sosial yang tinggi, 99% terlibat dalam penyalahgunaan zat, khususnya lem-sniffing atau anak jalanan indonesia menyebutnya lem kuning. Sepertiga dari anak-anak adalah anak perempuan, dan sekitar 10% adalah berprofesi sebagai pelacur, dalam satu kasus terakhir, ada seorang gadis 15 tahun yang sedang hamil 8 bulan masih bekerja di jalanan, namun kini sudah dibantu oleh program Nuevo Rumbo.

Las Delicas Pusat Anak merupakan bagian dari organisasi nirlaba dari kota Trujillo, Peru. dengan tujuan memberikan bantuan dan dukungan kepada anak-anak dari latar belakang miskin yang tinggal di sekitar daerah tersebut. Menurut UNICEF sebagian besar anak-anak miskin terlantar tinggal di kota Cusco, daerah Highland dan Lima. Di Peru ada sekitar 26% anak usia sekolah tidak bersekolah.

ImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImage

This entry was published on April 26, 2012 at 11:38 pm. It’s filed under Realitas Jalanan, Torehan Jalanan and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: