Coretan Penghuni Jalanan

Tahun Ajaran Baru Ayo Sekolah Rek

Dalam postingan kali ini saya akan membahas sedikit tahun ajaran baru yang sudah mulai bergulir beberapa minggu yang lalu, kalau berbicara tahun pelajaran baru, apa yang terlintas dipikiran anda mendengar tahun ajaran baru ? seragam baru, teman baru, ya kurang lebih seperti itu lah, beragam persiapan sudah mulai direncanakan pada waktu liburan guna menyongsong tahun pelajaran ajaran baru baik itu oleh orang tua siswa maupun siswanya sendiri, memasuki tahun ajaran baru, para siswa-siswi memulai aktivitasnya, setelah liburan panjang tentunya banyak sekali persiapan yang perlu dilakukan

Banyak orang tua sekarang sibuk mendaftarkan buah hatinya ke sekolah, membeli aneka perlengkapan sekolah antara lain seragam, perlengkapan alat tulis, dan lain sebagainya, tak sedikit pula orang tua siswa yang mengeluhkan karena biaya pendidikan semakin membumbung tinggi tidak terjangkau, hak pendidikan mereka terampas karena ulah jahil oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang memanfaatkan kepentingan pribadi, tak ayal ini dapat menimbulkan permasalahan terorganisir seperti korupsi di dunia wajah pendidikan kita

Bagaimana dengan orang menengah ke bawah, banyak sekali ditemukan di luar sana orang tua tidak dapat menyekolahkan anaknya, karena faktor perekonomian yang melandasinya, miris sekali bilamana melihat kenyataan seperti itu, orang miskin, termarjinalkan terbuang jauh di pinggiran mengenai urusan pendidikan, ini menjadi PR oleh pemerintah khususnya dinas pendidikan terkait, agar mencari jalan keluar menyikapi permasalahan ini, tidak sedikit yang berharap agar biaya pendidikan murah, murah dalam artian biaya yang dikeluarkan selama bersekolah terjangkau oleh kantong orang menengah ke bawah

Tahun ajaran baru 2012/2013 sudah diambang pintu. Hal ini akan mengingatkan kita kembali pada tahun-tahun sebelumnya.  Pergantian tahun ajaran selalu menyisakan cerita kesusahan orang tua. Orang tua siswa khususnya keluarga menengah ke bawah sering mengeluh karena besarnya biaya yang mesti dikeluarkan pada setiap tahun ajaran baru. Terlebih lagi bagi yang mempunyai anak lebih dari 2 orang yang sedang di bangku sekolah.

Sangat disayangkan, jika siswa yang masih berada pada usia wajib belajar tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan berikutnya dengan alasan orang tua kekurangan biaya.  Atau, sangat disesalkan bila siswa terancam putus sekolah (drop out) karena orang tua kesulitan untuk membiayai pendidikan anaknya.

Seperti diketahui, pemerintah sudah menetapkan wajib belajar 9 tahun sejak belasan tahun silam. Minimal seorang anak mendapat pendidikan minimal sampai jenjang SMP sederajat. Beberapa tahun ke depan, pemerintah akan mencanangkan wajib belajar 12 tahun. Minimal anak dapat menamatkan pendidikan SMA sederajat. Berita ini tidak asing lagi di telinga kita.  Hal ini membuktikan betapa pentingnya pendidikan bagi masa depan anak dan bangsa Indonesia.

Menyikapi tahun ajaran baru 2012/2013 sesuai dengan peranan masing-masing. Bagi siswa sendiri, tahun ajaran baru sudah semestinya disikapi dengan kesederhanaan. Tidak mesti diawali dengan perangkat dan keperluan sekolah yang serba baru. Jika masih ada dan layak pakai perangkat dan keperluan sekolah tahun sebelumnya, alangkah bagusnya digunakan lagi pada tahun ajaran ini. Sikap sederhana ini merupakan buah dari pendidikan karakter di sekolah.

Beberapa hari yang lalu, kemarin komunitas yang notabene berkecimpung di dunia anak khususnya pemerhati anak jalanan, dan marjinal Save Street Child Surabaya menggelar suatu program Ayo Sekolah Rek untuk lebih jelasnya dapat anda baca disini Ayo Sekolah Rek , jadi point program ini adalah membantu adik-adik untuk menyambut tahun ajaran baru, lewat apa kita membantu adik-adik, dengan cara membagikan tas ayo sekolah rek dan alat perlengkapan tulis guna membuka lembaran baru pada tahun ajaran baru ini, jadi adik-adik supaya lebih termotivasi untuk bersemangat meraih cita-cita, adapun caranya mudah sekali membantu, cukup mendonasikan uang Rp 100.000, anda dapat berbagi tas, alat tulis kepada adik-adik, sebagai tanda ucapan terima kasih, anda mendapatkan kaos seperti ini

Caranya mudah kalian cukup mendonasikan uang sebesar Rp 100.000 anda akan mendapatkan kaos charity ini, bagaimana menurut pendapat kalian keren, bukan ?
Foto Dokumentasi Ayo Sekolah Rek 
Pembagian Tas Ayo Sekolah Rek bersama kakak-kakak SSC dan volunteer di persimpangan jalan Kertajaya, Surabaya
Indahnya kebersamaan bersama adik-adik, tampak kak Merina sedang berpose bersama adik-adik di salah satu persimpangan jalan Kertajaya, Surabaya
Potret adik-adik yang berprofesi sebagai loper koran di persimpangan jalan Kertajaya, Surabaya
Para preman SSC (baca pengajar keren) dan volunteer bersama adik-adik di persimpangan jalan Kampus A, dekat Unair, Dharmawangsa, SurabayaPotret kebersamaan adik-adik dengan para preman pembagian tas ayo sekolah rek di persimpangan jalan kampus A, dekat Unair, Dharmawangsa Surabaya
Setelah mendapatkan tas sekolah dan alat perlengkapan tulis minum susu dulu ya kawan ! supaya sehat dan cerdas, di sudut persimpangan jalan Kampus A, Unair, Dharmawangsa

Momen kebersamaan bersama adik-adik di sudut persimpangan jalan kampus A, Unair, Dharmawangsa

Potret salah satu adik yang berada di persimpangan sudut jalan dekat kampus A, Unair, Dharmawangsa, Surabaya

Kegembiraan adik-adik penjual, pengamen mendengar bahwa akan ada pembagian tas ayo sekolah rek gratis di Taman Bungkul, Surabaya

Adik-adik sedang bermain di area Taman Bungkul sebelum pembagian tas ayo sekolah rek berlangsung
Salah satu adik yang berprofesi menjadi pengamen Taman Bungkul, sebut saja namanya Ibnu, aku masih bersekolah loh teman-teman, aku saat ini duduk dibangku kelas 2 SD
Kakak-kakak SSC bersama adik-adik pada waktu pembagian tas ayo sekolah rek di Taman Bungkul, Surabaya
Para Preman (baca Pengajar Keren) dan volunteer bagi-bagi tas ayo sekolah rek & alat perlengkapan tulis di Taman Bungkul, Surabaya
Para preman SSC dibalik layar di Taman Bungkul, Surabaya
Perkenalkan ini adalah General Coordinator SSC, bang Hamdan sedang asik bercanda bersama adik-adik di Taman Bungkul, Surabaya

Kakak-kakak SSC dan volunteer sedang membicarakan pembagian tas ayo sekolah rek on the street alias di jalanan, sebelum meluncur ke tempat sasaran ada baiknya menentukan spot tempat yang ingin dituju terlebih dahulu, coba tebak saya berada dimana hayo ? ya betul sekali, posisi saya pada waktu itu berada di tengah mengenakan jaket hitam

Berminat menjadi volunteer SSC, keren loh kalau mau berbagi sesama, anda dapat menghubungi melalui ini :

Surabaya, 18 Juli 2012
This entry was published on July 18, 2012 at 6:41 am. It’s filed under Opini Jalanan, pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: