Coretan Penghuni Jalanan

Peran Sentral Keluarga Membentuk Karakter Anak

Ilustrasi foto potret adik-adik bermain puzzle, photographer @deniirizkii

Sudah lebih dari 60 tahun Indonesia terbebas dari cengkeraman tangan penjajah ! kita sudah menjadi bangsa merdeka berdaulat, tapi apakah semuanya sudah benar-benar merdeka, merdeka apa yang sudah berulang kali dikatakan oleh pemimpin bangsa saat ini, merdeka merdeka merdeka !! saya yakin kalian sependapat bahwa bangsa ini belum sepenuhnya merdeka, sudahkah kita berkaca dengan keadaan kita saat ini.

Masih banyak problematika di kehidupan ini dimulai dari permasalahan klasik kemiskinan, kesenjangan sosial, sampai pemenuhan hak yang terbengkalai, pembangunan yang tidak merata, hingga akses pendidikan yang tidak menyentuh semua lini masyarakat, kondisi ini diperparah dengan kehadiran para elite politik yang korup, mau dibawa kemana bangsa Indonesia ini, jika semua sektor yang diharapkan mampu melindungi rakyat kecil tidak lagi berpihak kepada rakyat kecil.

Akses hak pendidikan terampas oleh kepentingan ambisi pribadi, anak buruh tidak sekolah, kaum kapitalis semakin menunjukkan tajinya, yang miskin semakin terinjak, yang kaya semakin melunjak, begitulah realita wajah bangsa ini, semoga pemimpin kita lekas menyadarinya, mari kita tinggalkan sejenak permasalahan senantiasa yang membelit, mari kita berkaca hanya dengan pendidikan lah dapat memperbaiki kualitas suatu bangsa, tidak bisa dipungkiri pendidikan mempunyai peran sentral yang sangat penting demi kemajuan bangsa ini kedepan, salah satu indikator yang menjadi acuan ciri-ciri kemajuan bangsa adalah pendidikan.

Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga masyarakat dan pemerintah. Sehingga orang tua tidak boleh menganggap bahwa pendidikan anak hanyalah tanggung jawab sekolah. Pendidikan merupakan suatu usaha manusia untuk membina  kepribadiannya agar sesuai dengan norma-norma atau aturan di dalam masyaratakat. Setiap orang dewasa di dalam masyarakat dapat menjadi pendidik, sebab pendidik merupakan suatu perbuatan sosial yang mendasar untuk pertumbuhan atau perkembangan  anak didik menjadi manusia yang mampu berpikir dewasa dan bijak.

Pendidikan merupakan suatu usaha manusia untuk membina kepribadiannya agar sesuai dengan norma-norma atau aturan di dalam masyarakat. Setiap orang dewasa di dalam masyarakat dapat menjadi pendidik, sebab pendidik merupakan suatu perbuatan sosial yang mendasar untuk pertumbuhan atau perkembangan  anak didik menjadi manusia yang mampu berpikir dewasa dan bijak.

Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya disini lah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga.

Kebahagiaan tidak akan habis hanya karena membaginya. Ketahuilah, kebahagiaan bertambah ketika kamu bersedia untuk berbagi.

 Surabaya, pagi hari 2 September 2012

 

This entry was published on September 2, 2012 at 1:57 am. It’s filed under Opini Jalanan, Torehan Jalanan and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: