Coretan Penghuni Jalanan

@SSChildMalang Present Love and Share

@SSChildMalangPagi itu cuaca Kota Malang cukup bersahabat, dingin di kala pagi buta. sekitar pukul 06.15 WIB waktu lokal setempat, derap langkah para peserta Car Free Day mulai terasa, menuju satu tempat tujuan yakni Jalan Ijen, Kota Malang, hal ini bukan hal asing bagi warga Kota Malang khususnya karena setiap minggu bertempat jalan tersebut ada perhelatan acara rutin CFD atau Car Free Day, hari bebas kendaraan, bukan sepenuhnya terbebas dari kendaraan namun ada estimasi waktu yaitu dimulai dari jam 06.00-10.00 pagi, sama halnya di kota besar umumnya seperti Jakarta, yang sudah menerapkan terlebih dahulu kemudian disusul Surabaya yang membedakan hanya lokasi jika di Surabaya perhelatan acara Car Free Day berada di lokasi jalan Darmo – Taman Bungkul, kali ini saya bersama teman-teman diberi kesempatan menikmati sejuknya Kota Malang di pagi hari.

Ada satu hal yang menarik perhatian ketika saya bersama kawan-kawan berkunjung ke event SSCM, dalam kaitannya diundang untuk berpartisipasi dalam rangka Anniversary 1st @SSChildMalang semangat kepedulian sesama anak-anak muda Malang begitu luar biasa, terlebih untuk memperhatikan anak-anak jalanan dan anak marjinal. Kesan pertama yang saya dapatkan ketika saya mendapati dan melihat acara @SSChildMalang tidak ada sesuatu hal yang mewah dari perhelatan acara tersebut, semuanya dibalut kesederhanaan, disana yang saya temui hanya satu booth atau tenda yang menyediakan segala macam literatur tentang Save Street Child Malang.

Mulai dari sejarah terbentuknya SSChild Malang komunitas pemerhati anak jalanan dan termarjinalkan kota Malang sendiri semuanya dikemas secara singkat dan menarik tentunya, project kedepan, visi misi komunitas satu ini, bahkan yang menarik perhatian saya yaitu testimoni adik-adik binaan cita-cita mereka yang tertuang dalam lembaran kertas yang ditulis dari tangan mereka, disitu saya terenyuh karena kenapa ? cita-cita mereka bukan main, banyak yang sependapat mereka ingin menjadi dokter, tak sedikit yang ingin membahagiakan kedua orang tua, besar harapan saya semoga kelak mereka menjadi generasi penerus bangsa yang mampu membawa perubahan bagi bangsanya. Bukan tidak mungkin tercetus tangan perubahan dari mereka yang memiliki sejuta potensi, hanya nasib yang membedakan mereka dengan anak-anak lainnya.

Didalam booth tersebut ada beragam pernak-pernik seni kerajinan yang dihasilkan oleh adik-adik binaan @SSChildMalang, kelihatannya tampak begitu sederhana namun siapa sangka kerajinan pernak-pernik tersebut dihasilkan oleh tangan kecil mereka, rata-rata diantara mereka masih mengenyam bangku pendidikan sekolah. kembali saya mengingatkan kembali kepada teman-teman janganlah kalian memandang sebelah mata ataupun merendahkan, mereka juga toh saudara kita, semua manusia adalah sama kedudukannya dimata Tuhan, hanya perbedaan nasib yang melandasi mereka, hanya urusan perut lapar yang memaksa mereka diharuskan turun ke jalan, mengais rezeki demi penghidupan yang layak.

@SSChildMalang

Kembali ke topik pembicaraan, sepintas tidak ada perbedaan yang melatarbelakangi diantara berderetan booth di sepanjang jalan Ijen, namun setelah dilihat mungkin teman-teman yang datang pada saat itu tanggal 31 maret 2013, mungkin akan bertanya-tanya apa saja yang ada didalam booth tersebut, saya sedikit bercerita selama perjalanan saya menghadiri Anniversary @SSChildMalang didepan booth tersebut membentang kain putih dukungan kepedulian kepada anak-anak bangsa, semua orang berdatangan satu persatu mengisi bentangan kain putih itu cukup dengan menandatangani, sebagai wujud dukungan moral sikap kita peduli terhadap eksistensi nasib mereka dalam hal ini adik-adik binaan Save Street Child Malang, tidak menutup kemungkinan hal serupa terhadap anak-anak jalanan dimanapun ia berada.

Ada satu hal yang hampir luput dari perhatian saya, ketika berada disana. Seperti yang kita ketahui bersama, mendengar kata CFD, mungkin teman-teman sependapat ada korelasinya dengan sekumpulan orang yang berolahraga dalam satu tempat, memang itu benar adanya, disitu saya menemukan keunikan inisiatif teman-teman @SSChildMalang mereka memanfaatkan keramaian tersebut dengan membuat sudut formasi Flashmob yang diikuti beberapa orang kemudian bertambah seiring dengan ritme gerakan yang ditunjukkan oleh formasi yang dibuat tersebut, alhasil dalam hal ini sukses menyedot dan menarik daya tarik para pengunjung CFD pada saat itu untuk meramaikan.

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, seiring matahari pagi yang menyongsong dari arah timur, dan akhirnya jatuh pada point klimaks acara tersebut, di salah satu sudut ada stage atau panggung yang biasa digunakan para instruktur memandu berjalannya olahraga senam CFD, ditempat  tersebut diukuran panggung yang realtif lumayan sedang. dimana adik-adik binaan @SSChildMalang unjuk kebolehan, menampilkan kepiawaiannya memainkan beragam jenis alat musik mulai dari gitar, gendang dan kemampuan mereka mengolah vokal yakni bernyanyi didampingi dari kakak-kakak @SSChildMalang. Yang membedakan hanya situasi kondisi latar tempat jika sebelumnya memainkan alat musik dan menyanyikan tembang lagu di aspal jalanan, sudut persimpangan jalan dan angkutan perkotaan hal ini senada berbeda karena mereka membawakan sebuah lagu di tempat podium yang tak biasa, hal ini tentunya disaksikan banyak orang, tidak lain tidak bukan para pegunjung CFD yang datang meramaikan acara tersebut.

Disitu saya sempat berpikir, terlintas di benak sesungguhnya mereka memiliki sejuta potensi yang membanggakan, kepiawaiannya memainkan alat musik menghibur orang, sudah sepatutnya kita mengapresiasi dan menhargai eksistensi adik-adik yang kurang beruntung tersebut, disatu sisi akan tetapi banyak orang meremehkan dan bahkan mohon maaf acap kali merendahakan martabat anak-anak bangsa tersebut, sekali lagi saya tekankan kita semua sama hanya nasib yang membedakan kita dan mereka.

Berikut saya menampilkan foto yang memperlihatkan berlangsungnya acara tersebut

@SSChildMalang@SSChildMalang@SSChildMalangIMG_7351@SSChildMalang@SSChildMalang@SSChildMalang@SSChildMalang@SSChildMalang@SSChildMalangIni hanya sekedar foto dokumentasi yang memperlihatkan saya bersama kawan-kawan @SSChildSurabaya, coba tebak saya berada dimana, tepat sekali saya mengenakan topi merah.@SSChildMalang@SSChildMalang

Salah satu General Coordinator @SSChildMalang mbak @Ikarahmaika sedang mengeluarkan sambutannya kepada pengunjung 1st Anniversary Save Street Child Malang sekaligus pengunjung CFD Ijen Malang.

 

 

Pesan dari saya Jangan sekali-kali memandang sebelah mata mereka, semua manusia sama di mata Tuhan, perlakukan lah mereka dengan baik sebagaimana Anda memperlakukan diri Anda dengan baik, rangkul lah mereka !!

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, kalau Bukan sekarang Kapan Lagi !! semangat berbagi, tebarkan semangat kepedulian terhadap sesama

Rungkut, Surabaya, 8 April 2013

Ayo rek anak muda Malang gabung ke komunitas ini 

More info :

CP : 085743910862 atau 08563210037.

Donasi : Bank Mandiri 900-00-1056853-4 an Widya Rahmayanti 

Twitter : @SSChildMalang

Facebook : Save Street Child Malang

Website : SSChildMalang

 

 

 

 

This entry was published on April 8, 2013 at 3:36 pm. It’s filed under Inspirasi Kehidupan, Komunitas and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: